Damunews | Meulaboh, 23 Agustus 2024 – Hari yang penuh semangat menyelimuti Dayah Darul Muta’allimin Meulaboh ketika tim TVRI Banda Aceh hadir untuk mendokumentasikan kehidupan santri sebagai bagian dari program pendidikan yang berakar kuat pada nilai-nilai Islami di Negeri Pahlawan Teuku Umar. Kedatangan lima anggota tim TVRI tersebut disambut hangat oleh para pimpinan dayah, santri, serta masyarakat sekitar.

Tujuan kedatangan ini adalah untuk merekam berbagai aktivitas santri yang mencerminkan semangat belajar, disiplin, dan dedikasi dalam menjalankan pendidikan agama dan umum. Dokumentasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, memperlihatkan bagaimana pendidikan berbasis dayah mampu mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak mulia.

Tim TVRI tiba di Dayah Darul Muta’allimin sekitar pukul 09.00 pagi tanggal 23 Agustus dan disambut oleh pimpinan dayah, Umi Zikriati, beserta jajaran pengurus lainnya. Dalam sambutannya,  Umi mengungkapkan rasa syukur atas perhatian TVRI Banda Aceh terhadap pendidikan dayah yang menjadi bagian penting dari warisan budaya dan keilmuan di Aceh.

“Kehadiran TVRI di sini merupakan bentuk penghormatan besar bagi kami. Kami berharap dokumentasi ini dapat menjadi jendela bagi masyarakat Indonesia untuk melihat bahwa dayah adalah tempat yang mendidik generasi muda tidak hanya dalam ilmu agama, tetapi juga dalam keterampilan hidup yang bermanfaat,” ujar Umi.

Selama seharian penuh, tim TVRI merekam berbagai kegiatan santri, mulai dari pengajian kitab kuning, hafalan Al-Qur’an, hingga kegiatan belajar di kelas yang meliputi ilmu pengetahuan umum. Selain itu, kegiatan di luar kelas seperti seni bela diri tradisional, seni qasidah, dan kerja bakti juga menjadi bagian dari dokumentasi.

Salah satu anggota tim TVRI, Januar Risky, menyatakan kekagumannya terhadap semangat para santri. “Saya sangat terinspirasi oleh dedikasi dan keceriaan santri di sini. Meski mereka berada di lingkungan yang sangat disiplin, aura kebahagiaan tetap terasa di setiap aktivitas,” ungkap Januar.

Hasil dokumentasi yang dilakukan oleh tim TVRI Banda Aceh ini direncanakan akan ditayangkan di TVRI Nasional pada tanggal 1 Oktober. Tayangan ini tidak hanya akan menjadi promosi positif untuk Dayah Darul Muta’allimin, tetapi juga sebagai pengenalan lebih jauh kepada masyarakat Indonesia mengenai pentingnya pendidikan berbasis nilai-nilai Islami di tengah arus modernisasi.

“Kami berharap program ini dapat menginspirasi masyarakat luas, terutama generasi muda, untuk lebih menghargai nilai-nilai tradisional dan agama dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Januar.

Sebagai salah satu dayah yang terletak di tanah kelahiran pahlawan nasional Teuku Umar, Dayah Darul Muta’allimin menjadi simbol penting pendidikan di Aceh Barat. Dengan dedikasi para pengajar dan semangat para santri, dayah ini terus melahirkan generasi yang siap berkontribusi untuk agama, bangsa, dan negara.

Kegiatan dokumentasi oleh TVRI Banda Aceh ini tidak hanya menjadi momen berharga bagi santri, tetapi juga merupakan langkah besar dalam memperkenalkan model pendidikan dayah kepada masyarakat Indonesia. Semoga tayangan ini menjadi media yang memperkuat nilai-nilai pendidikan berbasis agama sebagai bagian integral dari pembangunan generasi masa depan.

Berikut link video YouTube: https://youtu.be/t-6IqPat59g?si=ci8IwEP00xKOFmkq

Informasi lebih lanjut:

Muhammad

Humas Dayah Darul Mutaallimin

Email: humas@darulmutaallimin.ponpes.id

Whatsapp: +62 82277485295

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fill out this field
Fill out this field
Mohon masukan alamat email yang sah.
You need to agree with the terms to proceed

76 + = 79

Menu